Jangan Menikah Karena Provokasi, Menikahlah Karena Kemantapan Hati

Banyak teman-teman di antara kita yang cerita dibalik pernikahannya seru-seru, ada yang menikah karena dijodohkan oleh orang tuanya, ada yang menikah karena sudah lama berhubungan, ada yang menikah karena satu lokasi, ada yang tiba-tiba menikah karena tiba-tiba saja menemukan jodohnya, ada juga yang menikah karena provokasi teman-teman atau keluarganya.

Sah-sah saja menikah dengan alasan-alasan seperti yang ada di atas, selama kamu berniat baik. Tapi ingat, menikah itu untuk seumur hidup bukan hanya beberapa hari atau bulan saja, pastinya untuk waktu yang lama tersebut butuh kemantapan hati.


Memantapkan hati untuk menikahi seseorang tidak harus dengan waktu yang terlalu lama, karena menunggu lama itu sungguh sangat membosankan dan akan menyita waktu kita.

Lantas bagaimana cara memantapkan hati untuk menyambut jodoh kita dengan waktu yang tidak terlalu lama, hanya dua yang diperlukan untuk mengefektifkan waktu saat kamu sedang memantapkan hati; ikhtiyar dan tawakkal. Ikhtiyar untuk memantapkan hati dengan terus memantaskan diri dan memperbaiki diri. Lalu ketika ikhtiyar sudah kita lakukan dengan baik, maka bertawakkal kepada Allāh atas segala ikhtiyar yang sudah kamu lakukan.

Dengan memantapkan hati maka kamu akan menikahi seseorang bukan lagi karena provokasi, melainkan untuk menyempurnakan ibadah kamu dengan jalan menikahi seseorang yang kamu pinta dalam setiap do'a-do'amu.

Percayalah, bahwa pernikahan dengan dasar karena Allāh akan mendatangkan kebahagian dalam kehidupan kalian kelak, oleh sebab itu menikahlah bukan karena provokasi tapi karena kemantapan hati.

Sungguh Allāhu Mahamengetahui !



Jangan Menikah Karena Provokasi, Menikahlah Karena Kemantapan Hati Jangan Menikah Karena Provokasi, Menikahlah Karena Kemantapan Hati Reviewed by Fahmi Munib on 1/02/2018 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.